.

Alat Pembesar Penis Pria

Banyak kaum pria yang merasa kurang pede jika penisnya kurang gede. Ya, sah-sah saja, namun jangan menganggap itu sebagai sebuah kekurangan yang sangat luar biasa. Karena kenikmatan seks bukan hanya ditentukan dari besarnya penis, yang utama adalah pengendalian dalam orgasme, sehingga kedua belah pihak bisa menikmatinya dengan baik dan senang tanpa beban.

Karena situasi inilah, banyak kaum adam yang mencari solusi, bagaimana agar bisa membesarkan penis secara permanen, berapa pun bayarannya. Tujuannya mungkin agar lebih terasa jantan dilihat pasangannya. Yah, logis sih, karena ujung-ujungnya juga buat kenyamanan seks berdua. Namun kita mesti berhati-hati dalam memilih cara atau alat pembesar penis, karena tentu disamping ada dampak positifnya, tentu ada dampak lainnya yang mungkin kurang baik.

Beberapa metode dan alat pembesar penis pria yang sekarang ini umum digunakan.
1. vacuum pembesar penis, lihat produknya di sini.
2. cream pembesar penis, lihat produknya di sini
3. menggantungkan beban di penis
4. obat/pil, lihat produknya di sini
5. operasi penis

Untuk pompa vakum, meskipun berhasil untuk sementara (biasanya selama sekitar setengah bulan), namun alat ini tidak sesuai untuk berbagai keadaan. Selain itu pompa dikenal dapat meninggalkan bekas, lecet bahkan terkadang membuat penis terasa sakit. Pompa ini mengisi penis dengan udara. Cara ini dapat sementara menggembungkan penis tapi tidak bisa meningkatkan kapasitas darah di sel penis yang sebenarnya sangat penting untuk mencapai pembesaran permanen. Kerugian lain alat ini adalah beresiko mengalami impotensi sementara, beresiko melepuhnya penis sehingga menyebabkan rasa nyeri, dislokasi dan memar dan pendarahan dari kapiler yang memar.

Untuk sistem menahan beban, dilakukan dengan cara menggantungkan beban di penis anda, setiap hari selama 20-30 menit. Beban itu dapat melatih penis tapi mempunyai beberapa kerugian seperti menyebabkan rasa nyeri, memar dan dislokasi urat di beberapa bagian. Yang lebih buruk, beban itu memotong sirkulasi ke arah penis sehingga dapat menimbulkan infeksi dan amputasi.

Tag : Penis
Back To Top